Jumat, 16 Mei 2014

Menyebalkanmu, aku rindu..

Sekitar 2 minggu yang lalu aku sempat menulis massage di draf facebooknya, disitu aku bercerita tentang sikap dan sifat menyebalkan nya hari itu, namun note terakhir yang sempat aku tuliskan untuk dia "Suatu saat sifat menyebalkanmu itu akan membuat ku rindu padamu"
And really,, tepatnya malam ini, aku rindu dengan sifat dan sikap menyebalkan itu. rasanya aku lebih membutuhkan itu sekarang dibandingkan perlakuan manis yang memakai pemanis buatan. aku rindu sikap menyebalkan itu, disaat sekarang, saat tak ada satupun sapa hangat yang ku dengar darinya. seakan membeku raut wajahnya, tak ada sedikitpun simpul indah senyumnya. tak ada waktu bahkan sepersekian detik hanya untuk menyapa dan memanggil namaku entah nama atau saapan indah itu.
Disaat sekarang ku rindukan sikap menyebalkan itu, diandingkan tingkah kaku mu hari ini. belum sempat ku tatap wajah mu, seketika bisu bibirku tak satupun kata yang dapat ku ucapkan padamu, bahkan hanya sekedar senyum tak mampu ku simpulkan di hadapanmu.

Minggu, 04 Mei 2014

Senandung dari mu

Hari ini untuk kedua kalinya dia bernyanyi indah didepanku. Tulus dari hati? Entahlah, namun aku bahagia mendengarnya, entah mengapa aku suka ketika dia lantunkan nada-nada indah itu didepanku, entah kenapa aku suka ketika dia tersenyum lebar terlihat indah. 
Berlebihan? mungkin saja, tapi aku menyukainya. hari ini dengan lagu yang sama, yang awalnya tidak kusukai. Tapi mulai kunikmati ketika awal dia menyanyikannya didepanku, terlebih bait demi bait itu terasa menyentuh hati dan melemahkan keangkuhanku. Mungkin karna untuk pertama kali. bisa juga karna aku terlalu menyukainya hingga apapun yang kulihat padanya akan terlihat indah. Kurasa aku mulai berlebihan, tapi itu yang mulai kurasakan ketika lantunan kata-kata indah dari lagu itu dia senandungkan

CINTA TERBAIK
jujur saja ku tak mampu
hilangkan wajahmu di hatiku
meski malam mengganggu
hilangkan senyummu di mataku
ku sadari aku cinta padamu
meski ku bukan yang pertama di hatimu
tapi cintaku terbaik untukmu
meski ku bukan bintang di langit
tapi cintamu yang terbaik
jujur saja ku tak mampu
tuk pergi menjauh darimu
meski hatiku ragu
kau tak di sampingku setiap waktu
ku sadari aku cinta padamu
meski ku bukan yang pertama di hatimu
tapi cintaku terbaik untukmu
meski ku bukan bintang di langit
tapi cintamu yang terbaik
oh meski ku bukan yang pertama di hatimu
tapi cintaku terbaik untukmu
meski ku bukan bintang di langit
tapi cintamu yang terbaik
oh meski ku bukan yang pertama di hatimu
tapi cintaku terbaik untukmu
meski ku bukan bintang di langit
tapi cintamu yang terbaik (cintaku yang terbaik)
tapi cintamu yang terbaik (cintaku yang terbaik)
tapi cintamu yang terbaik

Dia memang bukan cinta pertama yang tersematkan dihati, namun aku merasa dia cinta yang terbaik yang mampu buatku merasa rindu walau ku tau tak jauh jarak antara aku dan dia, yang mampu buatku resah walau baru sesaat kami berpisah. dia lelaki yang mampu naik turunkan moody ku yang bahkan teman-teman terdekatku lelah menghadapinya. dia lelaki yag mampu menyematkan senyum di sisi bibirku sesaat setelah aku bersedih. dan mampu buatku cepat melupakan amarah ku padanya. mungkin karna aku terlu menyukai cara dia mencintaiku. Namun, apakah itu benar cara mencintaiku atau hanya perlakuan padaku? hanya dia yang mampu berkata jujur untuk hal itu. 
Aku yang mungkin terlalu menyukainya, mampu mencintainya melebihi lelahku setiap harinya. aku yang mungkin terlalu menyukainya mampu menunggu kabarnya lebih lama dari batas ambang sabar penantianku. karna aku terlalu menyukainya bahkan mampu habiskan separuh nafasku untuk mengukir kerinduan di hembusan udara setiap pagi yang membangunkan ku dan setiap malam yang menggoda untuk lelapkan ku.

Sabtu, 03 Mei 2014

Move On ??

Kerjaannya anak ABG labil dan ABG stabil atau orang dewasa yang tingkahnya ke abg-abgan sok unyu gitu. adalah memburu cinta yang mereka namakan cinta sejati atau apalah itu. nama yang mereka ikrarkan sendiri tapi tidak mereka tau arti sejati yang sesungguhnya. bertahun-tahun bahkan berabad berebut cinta yang notabene bukan sebuah piala yang harus mereka perbutkan, seolah-olah kehidupan ini mereka jadikan sebagai ajang olimpiade hanya untuk cinta sejati itu.
Namun, lihatlah apa yang mereka lakukan setelah cinta sejati yang mereka beri label setia itu mereka dapatkan, melupakan dan melepaska nya dengan sia-sia. tapi setelah mereka ditinggalkan, derita dan sumpah serapah itu terlontarkan. ketidakikhlasan itu terjadi. itu karna mereka berani untuk menerima tapi tidak ada niat untuk melepaskan.
Orang susah untuk melepaskan atau Move On kata abg labil dan stabil itu, karna pada dasarnya kita hanya di ajarkan untuk mengingat dari para guru-guru kita tercinta. guru-guru itu tidak pernah mengajarkan kita untuk melupakan pelajaran yang sudah kita terima baik di sekolah maupun diluar sekolah. yang selalu mereka katakan, sekolah bukan satu-satunya media belajar,kehidupan disekitar kita dapat memberikan pelajaran yang lebih berharga dari ilmu yang didapat disekolah. See? kita diajarkan untuk mengingat pelajaran-pelajaran itu, tapi tidak untuk melupakan atau melepaskannya. Karna itu MOVE ON itu susah dilakukan karna kita sudah terbiasa dituntut hanya untuk MENGINGAT bukan untuk MELUPAKAN.


Si DATAR Part 2 (3 Maret 2014)

lama gag bercerita tentang si Datar yang kusayang ^_^
untuk saat ini aku bakal menyajikan cerita selama masa penantian 2 bulan dia KKN untuk para reader ku tercinta.
Sebelum pergi dia bersikap manis berusaha untuk meyakinkan aku kalau semua akan baik-baik saja selama dua bulan itu. apalagi masalah cinlok yang melanda para pelaku KKN. Yah, bayangin aja 2 bulan menjalani hidup bersama, suka duka bersama, intinya semua serba bersama. ingat gag kata-kata "Cinta ada karna terbiasa bersama" . untuk para pasangan yang bakal ditinggal kata-kata itu jadi warning banget. 
tapi sehari sebelum keberangkatan dia berusaha untuk meyakinkan aku, aku si cwe yang susah banget percaya dengan kata-kata manis finally luluh lantah, terhanyut oleh pesan terakhirnya
"Percaya aja sama aku, tetap jaga komunikasi. Kalau memang aku gag bisa dihubungin mungkin disana lagi sibuk. Intinya tetap jaga komunikasi aja sama aku" 
Ah, gile. itu kata-kata yang awalnya gag ada niat tangis-tangisan jadi banjir bandang pipi tembem ku, mencair lah kutup utara dan selatan pipiku. 
Keesokan harinya, aku ngantar dia pergi ketempat berkumpul sebelum keberangkatan yang memilukan itu terjadi. sebelum pergi jepret-jepret kenangan dulu.



Next cerita selama KKN
Sampainya disana, gag ada kabar sama sekali. Kabarnya cuman lewat jejaring sosial, dari status dan update-an foto-fotonya. ceritanya sih susah sinyal disana. dan okeh karna memang begitu adanya di terima dengan lapang dada. 
3 Maret 2014, Hari ulang tahun si Datar yang ke 23. awal-awal kuliah dan optimis banget kalo dosen gag bakal jadi datang hari itu, alhasil ku bawa sahabat yang merangkap jadi kakak angkatku buat membolos dan melancong ke tempat KKN nya. dan muncul lah masalah pada hari keberangkatan, satupun dari kami gag ada yang tau arah jalan ke tempat KKN itu, berfikir keras dalam waktu sesaat itu makan tenaga juga ternyata. kepala mulai pening, dan diujung kepeningan ku muncullah satu orang di ingatan, teman sekelas ku yang satu-satunya orang Jeneponto pun ku ajak membolos dan ikut dalam pelancongan hari itu. Fix, kami bertiga meranjak pergi dengan semua perlengkapan yang melekat di badan. 
Sempat kecewa dangan keberangkatan hari itu, karna 1 minggu sebelum hari ulang tahun nya, aku sudah mendesain kue ultah berbentuk matras dan ada atlet taekwondo lengkap dengan dobok dan protektornya. tapi 3 hari sebelum keberangkatan sahabatku membuatku berfikir dua kali untuk memsan kue itu. katanya bakal mencair lah, kita juga gag tau medan jalan yang bakal dilewati. entah bakal berbentuk kue kah ketika sampai disana. akhirnya niat dibatalkan. 
Perjalanan pun dimulai, jam 11 berangkat. sepanjang perjalanan dag dig dug itu gag berhenti. lah bayangin aja, pergi tanpa tujuan yang jelas, cuma tau daerah tapi jalan dan tempatnya ntah dimana. dan sebelnya lagi, nomornya gag bisa dihubungan dari 2 hari yang lalu. sengaja banget tuh matinya. tapi karna niat udah tertanam sejak awal nekatin aja pergi. di sela-sela perjalanan bodo' nya aku sempat terpisah dari rombongan. sempat berfikir bakal hilang dikota orang, bukan ngasih kejutan malah aku yang terkejut di daerah baru yang gag tau arah. 
Lanjut perjalanan sebelum masuk daerah Takalar, mulai bingung karna gag ada 1 pun toko Cake yang terbuka. jangan kan terbuka yang dibangun didaerah itu aja gag ada. masuk lah didaerah Takalar. disini ngerepotin orang lagi, nelpon temanku yang orang Takalar  buat nanya Toko Cake di daerah itu, katanya sih ada, eh taunya penjual kue yang dipinggir jalan bukan toko Bakery. terlalu optimis mikirnya di daerah kota Jeneponto bakal ada, melancong lah terus pantang mundur sampe di Jeneponto taunya lenyap tak bersisa. biar satu cake tak ada di pandangan. tambah bikin sebel karna sebentar lagi bakal masuk daerah Turatea masih gag dapat kue juga. lengkap dah tuh doa-doa semoga di jodohkan dengan penjual cake, akhirnya ketemu juga di ujung2 jalan. ada 3 toko kue yang buka, ku sortir satu2 pilih kue yang paling menarik dan paling baik, akhirnya jatuh di kue berbentuk hati dan ku ukir nama SI DATAR di atas nya dengan lilin 23 yang tertancap diatas nya.
dijalan takut banget tuh cake kenapa-kenapa, takutnya tuh cake dari bentuk love jadi bentuk kotak gara-gara kebanting sana-sini di perjalanan, takutnya tulisan SI DATARnya jadi datar beneran, mulus  rata tak berebentuk lagi. parno nya itu loh sepanjang perjalanan.
Selesai berburu cake, lanjut perjalanan. ternyata memang cepat meleleh krim dan coklatnya alhasil sampe di Jeneponto ngerepotin orang disana lagi, cari-cari rumah warga yang punya kulkas atau freezer dapatlah dan dititip dah tuh cake disana, selesai istirahat sebentar dan selesai shalat lanjut perjalanan ke posko KKN nya, dan ternyata lagi gag tau jalan ke poskonya, untung aku cukup pintar, keingat sama kaka Biologi yang katanya mirip kak Icci senior ku di Taekwondo. cari2 deh nomornya sama junior ku di Taekwondo yang juga anak Biologi. dapet nomornya eh, malam gag aktif juga nomornya. usaha terus Ve sampe nyambung tuh telpon ujarku dalam hati. 
Udah nyambung bicara sedikit taunya hilang lagi jaringan. dag dig dug makin kencang aja, waktu makin sore alamat pasti belum juga dapat. akhirnya muncul sms kak Ippe nama kaka Biologi itu, di kasih alamat lengkapnya. cabut dah menuju kesana. awalnya dilarang warga disana karna katanya daerahnya bahaya naik turun gunung, tapi karna tekad sudah bulet kalah dah tuh buletnya bola pingpong nekat aja pergi. ternyata perjalanannya waaaw, memacu adrenalin. nanya2 sama warga disetiap persimpangan jalan. intinya kita sampe ditujuan. satu jam perjananan naik turun gunung akhirnya dapat juga posko KKN nya. ketemu kak Ippe langsung disembunyiin di posko perempuan. saat lilin sudah dinyalakan terobos masuk deh ke posko laki-laki. disana dia lagi asik tidur. kurang kurang. akunya dag dig dug gara2 dia gag ada kabarnya asiknya lagi bobo. tapi katanya ibu dusun doi lagi capek tadi abis keliling-keliling. okelah Acara kejutan dimulai. colek-colek dikit biar bangun, ternyata kurang, colekan ditambah intensitasnya ampe dia bangun dan lagu selamat ulang tahun berkumandang  ^_^





Selesai acara makin sebel lagi karna waktu udah hampir malam, jadi cuma sekitar 1 jam disana udah pulang. arrghhh, perjuangan ku berakhir cuma sekejap doang. tapi di syukuri aja bisa sampai dengan selamat dan sehat sentosa.. hehe..
Kite pulang deh melewati rute dan medan jalan yang sama. sampai dirumah teman ku kita bakar2 ayam dan jagung. tapi tetap sepi sih, berada di daerah yang sama gag beacara sama-sama si datar -_- .
Esok harinya kita pulang. eh ada  yang lupa. Madu yang udah disiapin dengan anteng di jok motor taunya lupa di kasih pas ke Posko nya yah, alhasil di titip sama orang lain. gag sempat nyempein secara langsung. 
***



Jumat, 02 Mei 2014

Jumat Malam

Hari ini malam sabtu, weekend pertama selama 2 bulan ini aku gag ditinggal melancong sama si Datar. selama seharian gag ketemu dan bersua dengan pangeran tanpa kuda putih ku ini dikarenakan hari buruh yang memaksa aku untuk rehat full seharian dikamar tanpa aktifitas yang menyibukkan. Masih ada komunikasi tentunya walaupun selalu lewat chat dan itu sudah masuk dalam adat, mau jarak jauh ataupun dekat komunikasi teks dua arah ini selalu jadi primadona dalam hubungan kami. dan hari ini bertemu lagi, agak lebay kalo bisa dikata. alay-alay gitu kalo anak jaman sekarang bilang nya gitu. kenapa tidak, baru aja 1 hari tidak bertatapan dengan wajah handsome pangeran tanpa kuda putih ku ini udah rindunya setinggi bukit didepan kampus. ngomong-ngomong bukit, si bukit ini berada tepat di depan kampus kami, tempat nya anak-anak kampus nongkrong sambil liat sunset sok romantik. Gag ada sesuatu yang menarik sih di bukit ini, apalagi buatku. karna di bukit ini si Datar pernah datang dan beradegan jadi sepasang kekasih dengan 1 anak lelaki dengan peyempuan yang sempat jadi alasan terbesar cemburuku berkumandang jelas keseluruh antero negeri. Semua baik-baik saja ketika aku mulai mempercayainya. 
Beralih ke tragedi hari ini. kesibukan kampus yang menyita hampir seluruh waktuku hari ini membuat aku terkurung dalam penantian yang tak berujung. Waktu malam habis dengan coretan-coretan tinta di kertas putih ku yan bahkan tak ku tau asal munculnya tulisan itu. tertumpuk susunan rumus diatasnya namun, tak ada satupun yang menarik perhatian hingga menimbulkan ingatan akan penyelesaiannya. sempat terfikir, setidaknya dia memberiku semangat kalau jelas-jelas tau aku sibuk sekarang namun tak ada satupun kata yang muncul darinya. sampai batas jenuh, kuputuskan untuk menepi dari kepeningan dan mengistirahatkan sebgian indera ku. 5 menit kemudian muncul chat manis nya, setelah mmbaca itu ku naikkan intensitas semangat belajarku dan mulai mencorat-coret kertas putih yang telah kuganti dengan yang baru. 


Kuliah yang menyibukkan itu tega melepaskanku di saat jam menunjukkan pukul 15.10 WITA dosen yang sekian lama ku tunggu hanya datang temu salam dan memamerkan lucu dan unyu-unyu nya dua baby yang baru saja dia lahirkan. sibuk keliling-keliling kampus hilang tanpa kabar dan hanya membiarkan kami menunggun tanpa kepastian diruang kelas yang semakin lama semakin pengap di tambah ricuhkan percakapan teman-teman dengan matri yang berbeda-beda. 
Sepersekian detik setelah dosen itu meninggalkan kelas aku pun beranjak pergi dengan cepatnya menuju dojang ku tercinta. selain semangat latihan juga untuk bertemu si Datar, pangeran tanpa kuda putih ku itu. sebelum motor merah yang lucu dengan stiker angry bird itu ku luncurkan melaju menuju dojang ku sempatkan mengirim 1 psan singkat untuk memastikan dia masih bernafas samapai saat itu, namun tak ada tanggapan mau pun sanggahan. akhirnya ku jalankan si merah, sebutan untuk motor ku itu melaju k dojang tercinta. dan ternyata ohh meeenn.. pantesan tuh sms gag ada responsibilitynya sama sekali. hape nya lagi bersama wanita lain asik bercumbu dengan mp3 dan headshet menempel di telinganya. 
Tapu dasarnya aku peyempuan yang penuh pengertian *haha.. tanggapi dengan senyum aja. gag akan guna nya narik-narik urat dan mancing emosi disaat lelah dan letih menyatu jadi satu dan menggerogoti seluruh badan bahkan pikiranku. 
Ku mulai dengan materi ringan untuk bercakap-cakap dengan nya, dan di tanggapi dengan ringan juga. ku serahkan dobok atau baju latihan yang sedari siang kusiapkan untuk dia kenakan pada latiha hari ini tapi, ternytaa dan ternyata hanya jadi pemanis diatas meja ketua umum. udah bawa dobok sendiri dia, gimana gag kesal. tapi ditanggapi dengan senyuman lagi. Mulai saat latihan, diawali dengan pemulaan yang baik namun terjadi sedikit accident yang menyebabkan jari manis kaki terukir indah goresan aspal jalan, terluka lagi kite. untungnya rasa haru terhadap negara ini tidak membuatku sampai mencium tanah air ketika terjatuh. 
Dua jam lebih latihan berlangsung dan ditutup dengan perayaan ultah junior ku yang diwarnai aksi cebur menyebur di kolam kampus. junior ku yang terlihat kecil dan imut-imut ini diam-diam memendam berat badan yang terlampau besar, perlu banyak pekerja paksa yang mengagkutnya*haha.. malam harinya diadakan rapat dan disitu awal mula aku merasa dia menyebalkan malam ini naum dinetralisir dengan joke-koke yang dia lontarkan. selesai rapat dia bertamu kekos dan sudah beberapa hari ini itu jadi kegiatan rutin, hampir setiap hari dia datang. maklum lah habis terpisah 2 bulan lamanya. 
Beberapa waktu dia menepi di kamar kos ku tiba-tiba pembicaraan garing terlontarkan dari mulut si datar yang biasanya selalu merangkai kata-kata indah menghanyutkan. Mantan. kata yang dari awal kami berpacaran tidak pernah sekalipun ku bahas padanya namun selalu saja dia pertanyakan. bukan masalah aku tidak ingin dia tau atau seperti apa. tapi menurutku tidak perlu untuk membahas masa lalu pasangan mu aja guys, biar itu jadi bagian dari hidup dia, dan saat skarang bagaimana dia memperbaiki hubungan yang baik dengan pasanagnnya yang sekarang ya aku, agar kegagalan masa lalu itu tidak terlulang. beberapa kali ku coba untuk menghntikan pembicaran itu dari materi cakap-cakap kami malam ini, tapi tak ada hentinya lontaran pertanyaan seputar mantan itu membabi buta berhamburan keluar dari mulur manis yang biasanya berkata-kata indah nan mengahanyutkan itu, lelah untuk membahasnya ku coba menutup mata dan tak menghiraukannya, ku harap dia menngerti bahwa aku tak menghandaki pembicaraan itu melebar sampai teluk materi kami malam ini, namun dia menyukai aku yang mengernyitkan jidat dan memasang muka masam jika mendengar itu memaparkan kengintahuannya. 
Puas mlihatku kesal, dimulailah dengan canda-candaan garing dan menanjak ke pembahasan yang mulai menggelitik ku, simpul senyum dan tawa canda mulai terlukis indah malam ini. mulai dia brkata padaku " Itulah aku, selalu ingin buat kamu tertawa, sebal, marah. Gag harus tertawa teruskan gag harus yang manis-manis mulu entar malah diabetes, kalo dapat yang asin-asin mulu ntar malah sakit kepala. kan kalo ada tertawanya sebel-sebelnya lebih bagus".
Dari kata-katanya itu aku lebih menegrti bagaimana cara dia memperlakukan ku. ditambah lagi dia sebuah lagu yang dia ikuti dari siaran televisi, walaupun dengan nada-nada candaan namun, aku suka dengan sikap dia yang seperti itu merasa lebih dicintai ^_^
Tingkyu Datarku, pangeran tanpa kuda putih ku, yang sudah memberi banyak rasa hari ini.